Jangan Titipkan Anak ke Tempat Saudara Usai Gempa, Justru Bikin Anak Trauma Loh!

Lafa Zidan Alfaini
5 Min Read
Usai Alami Gempa, Orang Tua Lebih Memilih Menitipkan Anak di Rumah Saudara, Cara Tersebut Justru Buat si Kecil Alami Trauma Loh!

5 Langkah untuk Atasi Trauma Pada Anak Akibat Gempa

5 Langkah untuk Atasi Trauma Pada Anak Akibat Gempa

1. Temani Anak

Saat anak sekeluarga tengah ditimpa bencana, mungkin Bunda berpikiran akan menitipkan si Kecil pada sanak keluarga selama beberapa waktu.

Padahal si Kecil yang sedang dirundung kesedihan dan trauma, lebih membutuhkan kasih sayang dan keberadaan orang tuanya dalam menemani hari-hari beratnya menghadapi trauma.

2. Menjalani Rutinintas Seperti Sediakala

Gempa telah berlalu dan ini waktunya untuk tetap waspada, dan menjalani hari-hari seperti biasa.

Baca Juga  Bunda dan Ayah Harus Peka! Begini 6 Tanda si Kecil Jadi Korban Bully

Kelihatannya mungkin akan cukup sulit, mengingat belum lama ini telah terjadi peristiwa yang memilukan.

Bunda dan Ayah perlu mendorong dan memotivasi anak, untuk melakukan aktivitas harian seperti sediakala.

Hal ini juga merupakan cara untuk mengusir rasa sedih dan mengalihkan perhatian anak.

3. Bangun Rasa Nyaman dan Ramah pada Anak

Setelah mengembalikan rasa percaya diri anak lewat kehadiran Bunda dan Ayah serta mengalihkan perhatian anak pada rutinitasnya.

Kemudian ciptakanlah rasa nyaman secara fisik dan psikologis anak.

Seperti membuat anak merasa nyaman, diterima dan merasa hangat di tengah-tengah keluarga.

Bunda bisa menghindari menunjukkan foto-foto menyeramkan dan tidak menonton TV tentang bencana, yang semata-mata justru bisa membuat anak semakin teringat masa traumatisnya.

Baca Juga  Ngeri! Alami Patah Tulang Ekor, Gadis Malaysia Ini Ternyata Terkena Prank Tarik Kursi

4. Cegah Rasa Bersalah

Bunda, anak perlu tahu bahwa apa yang menimpanya itu bukanlah kesalahan mereka.

Tapi faktanya sebagian anak ada yang merasa bencana terjadi itu mungkin karena salahnya.

Sampaikan pada anak bahwa bencana memang bisa terjadi kapan saja.

Terlebih Indonesia merupakan daerah yang rawan akan bencana, meski begitu bukan berarti tinggal di negeri ini adalah hari sial.

Sebab ada banyak hal lain yang akan mempesona seperti kekayaan alam.

Ketika anak masih menunjukkan reaksi berupa rasa sedih, marah, dan cemas, Bunda janganlah juga memarahi anak.

Tentu respons itu sangat wajar dialami anak.

5. Libatkan Anak dalam Upaya Penanganan Pasca Gempa

Pasca bencana, biasanya orang tua berpikir dan memperlakukan anak dengan begitu spesial.

Baca Juga  Tertinggi di Asia, 57 Persen Ibu di Indonesia Alami Baby Blues Pasca Melahirkan

Seperti yang utama dan wajib adalah memastikan si Kecil dalam keadaan yang baik.

Hal tersebut tapi ternyata melibatkan anak untuk dimintai bantuan, justru bisa mengembalikan rasa berdaya yang semula mungkin sudah terenggut.

Sesudah bencana berlalu, coba beri tanggung jawab anak sebuah tugas yang bisa ia kerjakan.

Hal ini tentu mesti sesuai dengan kemampuan dan tergolong aman bagi sang buah hati.

Misal, menentukan pakaiannya sendiri yang akan si Kecil kenakan saat hari pertama sekolah.

Dengan memberikan tanggung jawab ringan seperti itu membuat rasa kepercayaan dirinya semakin terpupuk dan lama kelamaan trauma yang hilang.***

Share this Article
Reading: Jangan Titipkan Anak ke Tempat Saudara Usai Gempa, Justru Bikin Anak Trauma Loh!