Wajib Tahu! Pola Asuh yang Keras Ternyata Dapat Memperkecil Otak Anak

Lafa Zidan Alfaini
5 Min Read
Wajib Tahu! Melakukan Pola Asuh yang Keras, Ternyata Dapat Mengecilkan Otak Anak

Tak hanya itu saja, pelecehan anak yang serius, penelantaran dan bahkan pelembagaan telah dikaitkan dengan kecemasan serta depresi di kemudian hari.

Penelitian di atas telah menunjukkan anak-anak yang mengalami semua hal tersebut memiliki korteks prefrontal dan amigdala yang lebih kecil.

Dua struktur tersebut yang memainkan peran kunci di regulasi emosional dan munculnya kecemasan dan depresi.

Para peneliti mengamati bahwa daerah otak yang sama lebih kecil pada remaja yang telah berulang kali menjadi sasaran pola asuh yang keras saat masih anak-anak.

Meskipun saat anak-anak tidak mendapatkan tindakan pelecehan, penelantaran atau semacamnya yang lebih serius.

“Penemuan ini penting, ini pertama kalinya praktik pengasuhan anak yang keras yang gagal dalam pelecehan serius dikaitkan dengan penurunan ukuran struktur otak, serupa dengan korban pelecehan,” ujar Suffren.

Baca Juga  Polusi Udara Memburuk, Anak Zaskia Adya Mecca Terkena Imbas Sampai Sesak Napas

“Menunjukkan bahwa praktik pengasuhan yang keras dapat menyebabkan perubahan fungsi otak di antara anak-anak, tetapi sekarang kita tahu bahwa hal itu juga memengaruhi struktur otak,” sambungnya.

Tak sampai di situ, Suffren juga menyampaikan bahwa anak-anak saat ini masih menjadi sasaran praktik pengasuhan yang keras.

“Perlu diingat bahwa anak-anak ini terus-menerus menjadi sasaran praktik pengasuhan yang keras antara usia 2 dan 9,” ungkap Suffren.

“Ini berarti bahwa perbedaan dalam otak mereka terkait dengan paparan berulang terhadap praktik pengasuhan yang keras selama masa kanak-kanak,” lanjutnya.

Lebih lanjut, mendidik anak adalah tugas dan tanggung jawab dari orang tua, hal tersebut perlu dilakukan agar sang anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang baik.

Baca Juga  Simak 5 Persiapan MPASI 6 Bulan yang Tepat!

Dikutip dari situs Kemendikbud, pola asuh merupakan proses interaksi antara orang tua dan anak dalam mendukung perkembangan fisik, emosi, sosial, intelektual, dan spiritual.

Pola asuh yang baik harus diterapkan sejak usia dini, pengasuhan yang baik juga memiliki beberapa pokok yang perlu diperhatikan agar pola asuh anak yang menjadi efektif.

Share this Article
Reading: Wajib Tahu! Pola Asuh yang Keras Ternyata Dapat Memperkecil Otak Anak