Sementara Mariaan dan Hendrik selalu mengkhawatirkan putra mereka, pasangan tersebut sangat gembira ketika bayi laki-lakinya belajar berguling dan bergerak sendiri pada usia 3 bulan.
“Saat Hendre berusia 3 bulan, dia belajar sendiri untuk berguling dari satu tempat ke tempat lainnya dan rasanya seperti terangkat,” kata Mariaan Strauss.
“Saya menyadari anak saya baik-baik saja, kemudian saya baik-baik saja dan depresinya hilang,” sambungnya.
Hendrik pun bangga dengan anaknya yang selalu memberikan mainan agar Hendre selalu bergerak.
“Jika dia ingin mendapatkan mainan di sisi lain ruangan, Hendre bergerak atau menarik kaki kecilnya ke bawah dan mendorong dirinya ke depan,” ujar Hendrik dengan bangga.
Pasangan itu berencana untuk menunggu sampai Hendre dewasa sebelum mempertimbangkan untuk mendapatkan prostetik.
Hendrik dan Mariaan pun mengingatkan ke semua orang bahwa selalu bersyukur dan tidak apa-apa memiliki anak yang tidak sesuai dengan standar masyarakat.
“Hendre adalah hadiah terbesar yang bisa kami terima,” ungkap Mariaan.***