Reading: Di Luar Nalar! Tradisi Gebrak Bayi Umur 9 Hari Ternyata Bisa Sebabkan Kematian, Ini Penjelasannya

Di Luar Nalar! Tradisi Gebrak Bayi Umur 9 Hari Ternyata Bisa Sebabkan Kematian, Ini Penjelasannya

Lafa Zidan Alfaini
6 Min Read
Diluar Naral! Tradisi Gebrak Bayi Umur 9 Hari Ternyata Bisa Sebabkan Kematian, Ini Dia Penjelasannya

Miza juga mengungkapkan bahwa jika kondisi bayi yang tidak mudah kaget justru akan mengkhawatirkan.

Jadi jika bayi gampang terkejut artinya perkembangan otak sang bayi tersebut bisa dikatakan normal.

“Oke justru malah kita harus khawatir jika bayi itu ternyata tidak punya refleks moro atau tidak sering kaget-kagetan,” jelas Miza.

“Jadi jika bayi mengalami kaget justru jangan sampai dihindari, hal tersebut sebagai tanda bahwa bayi itu punya perkembangan otak yang normal,” sambungnya.

Tak hanya sampai di situ dampak yang akan terjadi, bisa saja bayi juga akan mengalami kematian mendadak saat melakukan tradisi tersebut.

“Kalau sudah pendarahan di otak kemungkinannya akan terjadi kematian mendadak atau bayinya selamat tapi punya cacat seumur hidup,” ucap dokter selebgram itu.

Baca Juga  Working Moms Wajib Tahu! Ini 7 Kebiasaan di Malam Hari yang Bikin Pagi Lebih Semangat

Sekarang gimana Bunda? Sudah paham kan jika melakukan tradisi seperti itu pasti banyak juga dampak negatif yang akan terjadi pada bayi.

Maka dari itu lebih baiknya tidak melakukan tradisi gebrak bayi, karena sang buah hati yang suka kagetan adalah hal yang normal terjadi.***

 

 

 

 

Share this Article
Reading: Di Luar Nalar! Tradisi Gebrak Bayi Umur 9 Hari Ternyata Bisa Sebabkan Kematian, Ini Penjelasannya