Hal ini dapat menimbulkan dampak negatif secara hukum, sosial, dan medis termasuk perubahan perkembangan otak, masalah mental dan psikososial.
3 Bahaya Miras Oplosan Bagi Kesehatan si Kecil

Miras oplosan merupakan campuran antara minuman beralkohol dengan berbagai bahan lain yang dicampur dengan takaran sembarangan.
Minuman beralkohol yang sering digunakan biasanya adalah vodka, minuman anggur dan bir.
Bahan-bahan yang sering dicampurkan adalah spiritus, metanol, minuman berenergi, minuman bersoda, dan obat-obatan.
Seperti diketahui, spiritus merupakan zat kimia beralkohol yang mengandung etanol dalam kadar tinggi.
Pencampuran spiritus dengan minuman beralkohol lainnya meningkatkan tingginya kandungan alkohol dalam minuman tersebut, sehingga meningkatkan risiko terjadinya efek samping, termasuk keracunan.
Berikut merupakan beberapa bahaya yang bisa didapatkan jika sang buah hati meminum miras oplosan, di antaranya:
1. Radang Hati
Hati merupakan organ yang berperan dalam memecah dan menghilangkan zat berbahaya di tubuh manusia.
Saat minuman keras masuk ke dalam tubuh, maka hati akan bekerja lebih keras untuk membersihkan zat ini.
Risiko radang hati kronis atau yang disebut dengan penyakit hati bisa muncul jika penggunaan alkohol berlangsung lama.
2. Terkena Diabetes
Pankreas membantu mengatur penggunaan insulin tubuh dan respons tubuh terhadap glukosa.
Saat pankreas dan hati tidak berfungsi dengan baik, maka risiko mengalami gula darah rendah atau hipoglikemia dapat muncul.
Namun, pankreas yang rusak juga dapat mengganggu tubuh untuk memproduksi insulin yang cukup, padahal insulin penting untuk memproses gula.
Akibatnya risiko hiperglikemia atau kebanyakan gula dalam darah atau yang biasa dikenal dengan diabetes juga bisa terjadi.
3. Merusak Sistem Saraf Pusat
Ucapan yang cadel merupakan salah satu tanda pertama seseorang terlalu banyak meminum miras.
Hal ini terjadi lantaran alkohol dapat mengurangi komunikasi antara otak dan tubuh yang menyebabkan koordinasi bagian tubuh terkait keseimbangan menjadi sulit ditemukan.
Jika terus berlanjut untuk meminum alkohol maka akan menyebabkan lebih banyak kerusakan pada sistem saraf pusat hingga akan menjadi mati rasa atau kesemutan di tangan dan kaki.***