
5. Gunakan pilihan sederhana
Ketika maksud anak belum jelas, tawarkan dua pilihan: “Mau susu atau air?” sambil menunjukkan keduanya. Pilihan membantu anak menghubungkan kata dengan benda dan dapat mengurangi tekanan untuk menjawab pertanyaan yang terlalu terbuka.
6. Pasangkan kata dengan gestur
Saat berkata “dadah”, ikutlah melambaikan tangan. Saat mengatakan “besar”, gunakan gerakan tangan yang menggambarkan ukuran. Kata dan gestur yang muncul bersama memberi petunjuk tambahan tentang makna.
7. Manfaatkan buku dan permainan bergiliran
Buku bergambar memberi banyak kesempatan untuk menunjuk, menamai, meniru, dan menjawab. Permainan seperti cilukba, memasukkan balok bergantian, atau menggelindingkan bola juga mengajarkan pola komunikasi dua arah: giliran Bunda, lalu giliran anak.
Apakah Gestur Membuat Anak Malas Bicara?
Menggunakan gestur tidak berarti orang tua menghambat bahasa verbal. Gestur adalah salah satu cara anak berkomunikasi sambil kemampuan bicara dan bahasa berkembang. Bunda dapat menerima gestur anak sekaligus memasangkan kata yang sesuai. Misalnya ketika anak mengangkat tangan minta digendong, jawab, “Mau gendong? Yuk, Bunda gendong.” Dengan begitu, kebutuhan komunikasi tetap dihargai dan anak tetap mendapat model bahasa.
Kapan Perlu Membicarakan Perkembangan Komunikasi dengan Profesional?
Setiap anak berkembang dengan ritme yang berbeda, dan milestone bukan alat diagnosis. Namun, bila anak tidak mencapai banyak milestone komunikasi dalam rentang usianya, tidak merespons suara atau panggilan secara konsisten, sangat sedikit menggunakan gestur atau komunikasi dua arah, atau kehilangan kemampuan yang sebelumnya sudah dimiliki, sampaikan kekhawatiran tersebut kepada dokter anak. Evaluasi pendengaran dan penilaian oleh profesional bicara-bahasa dapat membantu memahami kebutuhan anak.
Dari Gestur Menuju Percakapan
Perjalanan menuju percakapan dimulai jauh sebelum anak mampu membuat kalimat panjang. Tatapan, menunjuk, memberikan benda, bersuara, dan mencoba satu kata adalah bagian dari proses belajar berkomunikasi. Respons orang tua yang hangat, cepat, dan relevan membantu setiap gestur menjadi kesempatan untuk mendengar bahasa yang bermakna. Alih-alih meminta anak terus mengulang, ikuti minatnya, beri model kata, tunggu respons, dan nikmati percakapan kecil yang sedang tumbuh.
Jika si Kecil mulai aktif menunjuk dan meniru, lanjutkan stimulasi secara alami melalui artikel Hallo Bunda tentang Kata Pertama dan Kosakata, Membaca Buku Interaktif, serta Latihan Meniru Bunyi. Pilih satu aktivitas yang paling sesuai dengan minat anak hari ini.
FAQ (People Also Ask)
Apakah menunjuk termasuk komunikasi pada anak?
Ya. Menunjuk dapat digunakan untuk meminta sesuatu, menunjukkan minat, atau berbagi perhatian dengan orang lain dan merupakan bagian dari komunikasi awal.
Kapan bayi mulai menggunakan gestur?
Gestur berkembang bertahap pada tahun pertama kehidupan. ASHA mencantumkan kemampuan menunjuk, melambaikan tangan, menunjukkan, atau memberikan benda pada rentang komunikasi awal menjelang usia 1 tahun.
Anak sering menunjuk tetapi belum banyak bicara, apakah normal?
Sebagian anak menggunakan gestur secara aktif sebelum kosakata verbal berkembang lebih banyak. Yang penting adalah melihat keseluruhan kemampuan komunikasi dan kemajuannya sesuai rentang usia.
Apakah menggunakan gestur membuat anak terlambat bicara?
Gestur merupakan bagian dari komunikasi dan dapat dipasangkan dengan kata. Orang tua dapat merespons gestur sambil memberi model bahasa sederhana tanpa memaksa anak mengulang.
Bagaimana merangsang anak agar mulai menggunakan kata?
Ikuti perhatian anak, beri nama benda atau tindakan, perluas ucapan, membaca bersama, bermain bergiliran, dan beri waktu anak merespons.
Kapan orang tua perlu berkonsultasi?
Bicarakan dengan dokter bila anak tidak mencapai banyak milestone komunikasi sesuai rentang usia, tidak merespons suara secara konsisten, kehilangan kemampuan, atau orang tua memiliki kekhawatiran tentang pendengaran, bicara, atau bahasa.