Artis Cilik Ini Lumpuh Akibat Keisengan Temannya, Apa yang Terjadi?

Author
5 Min Read
(Foto: Instagram @puterirafasya1) Artis Cilik Alami Kelumpuhan Akibat Iseng Tarik Kursi Dari Temanya
(Foto: Instagram @puterirafasya1) Artis Cilik Alami Kelumpuhan Akibat Iseng Tarik Kursi Dari Temanya

Di sisi lain kita dibuat geram oleh pelaku prank yang membuat Puteri harus mengalami kemalangan itu. Menurut informasi dari berbagai sumber disebutkan bahwa ia dan orang tuanya belum juga mendatangi keluarga korban untuk meminta maaf.

Dan juga persatuan Artis Malaysia sudah menghubungi keluarga Puteri Rafasya untuk membantu penyelesaian kasus ini. Prank memang seringkali membuat lucu, namun tidak seharusnya dilakukan jika membahayakan orang lain.

(Foto: Instagram @puterirafasya1) Puteri Mulai Lebih Baik Setelah Fisio Terapi dari kelumpuhanya
(Foto: Instagram @puterirafasya1) Puteri Mulai Lebih Baik Setelah Fisio Terapi dari kelumpuhanya

Cedera Tulang Ekor Mengakibatkan Lumpuh

Seperti dikutip dari Webmd, cedera tulang ekor menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan di daerah tulang ekor. Kondisi ini disebut coccydynia. Cedera ini dapat menyebabkan memar, dislokasi, atau patah tulang ekor.

Cedera ini sering mengakibatkan lumpuh. Meskipun mungkin butuh waktu untuk menyembuhkannya, namun sebagian besar cedera tulang ekor dapat ditangani dengan perawatan yang hati-hati.

Baca Juga  Praktik Ilegal! Owner Ria Beauty Resmi Ditangkap Karena Jadi Dokter Kecantikan Abal-abal

Tulang ekor adalah struktur tulang segitiga yang terletak di bagian bawah tulang belakang. Tulang ekor ini terdiri dari tiga hingga lima segmen tulang yang ditahan oleh sendi dan ligamen. Tulang ekor adalah sekelompok tulang kecil yang membentuk ujung bawah tulang belakang.

Tulang ekor manusia melengkung ke bawah, tetapi tingkat kelengkungannya bervariasi dari masing-masing orang. Saat kita duduk, sebagian berat tubuh bagian atas bertumpu pada tulang ekor. Patah atau cedera pada tulang ekor bisa sangat menyakitkan, terutama saat duduk.

Mayoritas cedera tulang ekor terjadi pada wanita, karena panggul wanita lebih lebar dan tulang ekor lebih terbuka. Diketahui wanita berisiko lima kali lebih besar mengalami nyeri tulang ekor dibandingkan pria, terutama selama dan setelah kehamilan. Risiko bisa lebih besar jika Bunda menderita osteopenia (kerusakan tulang).

Baca Juga  Kapan Idealnya si Kecil Masuk Sekolah?

Maka dari itu penting bagi Bunda untuk mengetahui bahwa cedera saraf tulang belakang yang tidak segera mendapatkan penanganan, besar risikonya untuk mengalami kelumpuhan. Jangan sepelekan rasa nyeri yang  dialami pada bagian punggung, apalagi kalau berkaitan dengan tulang dan sendi. Bunda bisa tanyakan apa saja gejala yang dialami pada ahlinya yaitu dokter spesialis ortopedi dan traumatologi.

 

Share this Article
Reading: Artis Cilik Ini Lumpuh Akibat Keisengan Temannya, Apa yang Terjadi?