Reading: Bukan Hanya “Mama”: 10 Kata Fungsional Pertama yang Membantu Anak Menyampaikan Kebutuhan

Bukan Hanya “Mama”: 10 Kata Fungsional Pertama yang Membantu Anak Menyampaikan Kebutuhan

Syafaria Hadyandari
8 Min Read
Ibu mendampingi anak mengucapkan kata pertama yang bermakna.
Ibu mendampingi anak mengucapkan kata pertama yang bermakna.

HALLOBUNDA.CO – Kata pertama anak sering dibayangkan sebagai “Mama” atau “Papa”. Padahal, ada banyak kata kecil yang sama berharganya: “lagi” ketika ingin bermain, “buka” saat kesulitan membuka kotak, atau “habis” ketika camilannya sudah selesai. Kata-kata tersebut bukan sekadar tambahan kosakata. Anak sedang belajar bahwa suara dan kata dapat membantu orang lain memahami kebutuhannya.

Dalam perkembangan bahasa, kata yang dipakai untuk tujuan nyata disebut kata fungsional. Fokusnya bukan menghafal daftar kata sebanyak mungkin, melainkan membantu si Kecil memakai bahasa untuk meminta, memilih, menolak, menyapa, dan berbagi perhatian. Artikel ini membahas cara memilih kata yang berguna, contoh pemakaiannya, dan kapan Bunda perlu memperhatikan perkembangan komunikasi lebih lanjut.

Baca Juga  2 Tahun Pertama Anak: Masa Penting untuk Mendukung Perkembangan Otak lewat Nutrisi dan Stimulasi

Apa yang Dimaksud dengan Kata Fungsional Pertama?

Kata fungsional adalah kata yang digunakan secara bermakna dalam interaksi. Misalnya, anak mengatakan “gi” setiap kali meminta permainan diulang. Walaupun pengucapannya belum sempurna, bentuk itu dapat menjadi upaya komunikasi yang konsisten. Sebaliknya, anak yang mampu meniru kata “mobil” saat diminta belum tentu memakai kata tersebut secara spontan untuk berkomunikasi.

Perkembangan bahasa mencakup dua sisi: reseptif, yaitu memahami kata atau pesan, dan ekspresif, yaitu menyampaikan pesan melalui gestur, suara, kata, hingga kalimat. Keduanya perlu diperhatikan bersama. ASHA dan NIDCD menekankan pentingnya mengamati perkembangan komunikasi sesuai usia, termasuk pemahaman, penggunaan kata, dan interaksi sehari-hari.

10 Kata Awal yang Berguna dalam Kehidupan Anak

Daftar berikut adalah inspirasi, bukan urutan wajib atau target hafalan. Gunakan padanan kata yang paling alami di rumah, termasuk bahasa daerah atau bahasa keluarga.

Baca Juga  10 Aktivitas Fine Motor untuk Anak 2 Tahun yang Mudah Dilakukan di Rumah

1. Mau — untuk meminta

Saat anak meraih botol, Bunda dapat berkata, “Mau minum?” lalu memberi jeda. Bila anak menunjuk atau bersuara, respons kebutuhannya sambil mengulang model “mau”.

2. Lagi — untuk mengulang kegiatan

Mainkan gelembung sabun atau dorong mobil-mobilan beberapa kali. Berhenti sebentar, kemudian tanyakan, “Lagi?” Kata ini terasa bermakna karena anak dapat segera melihat aktivitasnya berlanjut.

3. Habis — untuk menandai sesuatu selesai

Saat biskuit atau air minum selesai, tunjukkan wadah kosong dan ucapkan, “Habis.” Hubungkan kata dengan pengalaman yang benar-benar terjadi.

4. Buka — untuk meminta akses

Ketika anak membawa kotak tertutup, katakan, “Buka kotak, ya.” Bantu membuka tanpa menuntut anak mengulang kata terlebih dahulu.

Baca Juga  Anak Paham tapi Belum Banyak Bicara? Kenali Bahasa Reseptif dan Ekspresif

5. Bantu — untuk meminta pertolongan

Saat balok sulit disusun, modelkan, “Bantu, Bunda.” Anak belajar bahwa meminta bantuan lebih efektif daripada hanya menangis atau menyerah.

Share this Article
Reading: Bukan Hanya “Mama”: 10 Kata Fungsional Pertama yang Membantu Anak Menyampaikan Kebutuhan